Sering kali kita berbuat salah, apakah sering kali juga kita meminta maaf? Yang benar-benar maaf dari hati dan apakah kita benar-benar memaafkan dengan ikhlas? Di satu sisi, orang yang melakukan kesalahan dan tak di dorong untuk meminta maaf bis amenjadi teriasa berbuat salah atau bahkan menjadi sosok yang zalim, semena-mena berbuat salah. Padahal, tidak ada kezaliman kecuali Allah benci dan Allah sediakan azab bagi pelakunnya (QS 42:42).
Meminta maaf lah selagi masi hidup. Banyak kesalahan yang kita sadari atau pun tidak, kalaupun kesalahan itu terjadi juga, bersegara mohon ampun pada Allah, beristigfar bertaubat adalah langkah terbaik yang bahkan menjadi salah satu orang mukmin ; Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Alla, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa meraka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain pada Allah ? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan keji itu, sednga mereka megetahui (QS Ali Imran 135).
Namun, bila kesalahan itu berkaitan dengan orang lain, tak ada cara lain dilakukan kecuali langsung meminta maaf, demi menuntaskan persoalan di dunia. Tapi harus ada kesungguhan dalam kata dan perbuatan yang menunjukan bahwa kita menyesali kesalahan yang telah diperbuat. Misalnya menjaga silaturahmi, bersikap lebih ramah dan banyak lagi hal-hal yang menunjukan bahwa kita layak untuk dimaafakan sekaligus membuktikan bahwa kita sungguh-sungguh inggin memperbaikai hubungan
Memaafkan merupakan bagian hidup yang bahagia
Ketika mengalami kekesalan, kemarahan, ketersinggungan atas kesalahan atau atau kejahatan pihak lain. Ada dua situasi bisa diambil oleh pihak yang merasa marah. Membalas kejahatan itu, atau memaafkan .
Cara pandang yang berbeda, yang selalu positif dan keyakinan yang tinggi kepada Allah Swt, bisa membuat proses memaafkan jauh lebih mudah. Sebab, ketiak seorang mukmin menyakini bahwa semua kebaikan dalah dari Allah dan tidak ada yang bisa merampasnya dari kita kecuali dengan izinNya, maka tidak ada alasan kita merasa dirugukan lewat sebuah perilaku orang lain yang “menyinggung” diri secara pribadi.
Jadi tidak ada salahnya kalau kita saling meminta maaf dan memaafkan, itu akan menjadi lebih baik untuk kehidupan bersama.

0 komentar:
Posting Komentar